Jumat, 13 Juni 2014

"Putri Muslimah Indonesia 2014" Wears the Beautiful Necklace by Annisa Accessories



Putri Muslimah Indonesia 2014
Wears the Beautiful Necklace by Annisa Accessories

Kamis, 12 Juni 2014, ketika aku sedang ngajar les privat di Cilandak, Jakarta Selatan, tiba-tiba ada BBM masuk dari “Mellya Baskarani” -Putri Muslimah Indonesia 2014-. Wow, aku langsung melonjak kegirangan setelah melihat foto yang dikirimkan oleh Melly, sapaan akrab Siti Nurmellya Baskarani. Di foto terlihat jelas Melly memakai kalung yang aku hadiahkan buatnya 2 hari yang lalu. Special nya lagi, Melly memakai kalung itu di acara reunian  finalis Putri Muslimah Indonesia 2014 dan D’Academy Indosiar. Omaigaattt, itu dua-duanya acara favorite ku. Aku pecinta D’Academy Indosiar & Putri Muslimah Indonesia 2014.
Flashback Rabu, 28 Mei 2014 lalu. Aku dalam perjalanan pulang ke kosan dari Pondok Labu, ngajar les privat juga sekitar jam 7 malam. Pas aku check BB, ternyata di group Whatsapp kelasku udah heboh membicarakan grand final Putri Muslimah Indonesia 2014. Loh, emangnya malam ini ya grand finalnya? ujarku dalam hati. Aku ga tau sama sekali kalau malam ini. Padahal aku nunggu-nunggu in acara ini, karena sering diiklankan pas Dangdut Academy Indosiar –acara yang setiap hari aku tonton. Malah pikirku, acara putri muslimah ini akan menggantikan Dangdut Academy yang saat itu masih pencarian 3 besar. Yaah, aku ketinggalan L
Pas masih di angkot, aku masih mengikuti perkembangan grand final PMI2014 melalui group WA. Masa kata temanku, salah satu finalis PMI2014 itu ada anak UIN, yaa itu kampusku. Lebih wah nya lagi, dia satu jurusan sama aku, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah, lebih tepatnya lagi, dia adek kelasku. Parahnya lagi aku dan teman-temanku di group Whatsapp kelas B PBI, ga ada yang kenal sama finalis perwakilan Jakarta itu, hahaha.
Sesampainya di kosan, aku langsung nyalain TV. Untungnya masih penjaringan 10 besar dari 20 finalis dari berbagai kota di Indonesia. Aku check BBM mau update pm, tiba-tiba di recent updates ada yang memakai Display Picture foto Melly. Dia adalah Sevi, mahasiswi semester 4 UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta). Aku kenal dia, soalnya 2 minggu sebelumnya, aku pernah ngisi bazar di kampusnya. Langsung aja aku minta DP nya ke Sevi dan mengirimkannya ke group WA. “Waah, uni nyampe kosan langsung update nih.” kata Echa teman sekelasku. “Iyaa donk, aku kan Miss update, haha” jawabku.
Di BBM aku masang foto Melly dengan pm minta dukungan SMS untuknya. Sebenarnya aku ga kenal sih, tapi karena tau dia adek kelasku di UIN, aku langsung antusias mendukungnya. Ga hanya di BBM, di twitter & fb pun aku upload foto Melly untuk meminta dukungan SMS. Ketika dia masuk 10 besar, aku langsung update pm lagi. Begitu pun pas namanya disebut menjadi finalis 5 besar. Selalu aku update. Tapi, ketika host nya membacakan finalis 3 besar, aku sempat deg-deg an banget. Pasalnya, dari tadi -10 dan 5 besar- selalu nama Melly yang disebut pertama kali. Sekarang nama Melly dilewatkan, waaah...jantungku berdebar kencang. Jangan-jangan Melly ga masuk 3 besar.
Beberapa saat kemudian, yeay alhamdulillah, ternyata nama Melly dipanggil terakhir, pastinya aku langsung update pm. Nah di pm 3 besar ini lah aku nulis, “Kalau nanti Melly menang, nanti disponsorin deh sama #AnnisaAccessories” Aku pastikan teman-teman di kontak BBM ku mikir kalau aku adalah salah satu tim sukses Melly, update terus... but you know lah sebenarnya aku ga kenal sama dia -_-. Ceritanya heboh sendiri, haha.
Ketika host menyebutkan nama Hanyfah Razan dari Wonosobo menjadi runner up 2, aku sedikit lega. Artinya saingan Melly berkurang 1 menuju mahkota Putri Muslimah Indonesia 2014. Kini tibalah saatnya penentuan sang juara. Ada Siti Nurmellya Baskarani perwailan dari Jakarta dan Feby Rendra dari Lamongan. Bismillahirrohmaanirrohiim... ya Allah, Melly donk ya Allah, bisikku dalam hati. Aku mondar-mandir dari kamar kosanku ke kamar Khalifah –tetangga kamar. Ifah ketawa-ketawa aja melihatku teriak-teriak “Semoga Melly menang” hahaha.
Sebenarnya aku optimis banget Melly menang, karena dipertanyaan terakhir tadi, Melly menjawabnya dengan sempurna. Pertanyaannya, “Apa nilai tambah yang dimiliki oleh putri muslimah?” Melly menjawab, “Akhlak, Bakat dan Cantik (...)”. Meskipun begitu, aku tetap deg-deg an banget. Feby juga cantik, bahkan dia dinobatkan menjadi Putri Muslimah terfavorit.
Siap ga siap, Irfan Hakim selaku host akan membacakan siapa pemenangnya. “Pemenang Putri Muslimah Indonesia 2014 adalaaah...” semua mata tertuju padanya. Tigaaa... Duaaa... Satuu... Siti Nurmellya Baskaraniiii... dari Jakarta... Omaigattt alhamdulillah...yeayyyyy, Melly menaaaaaang...Melly menaaaaang \:D/ Tentunya aku langsung update pm di BBM. Begitu pun di group whatsapp kelasku tadi heboh dengan kemenangan Melly, yang katanya adek kelas, tapi ga kenal, hahaha.
Eehh tau ga, masa banyak yang ngucapin selamat sama aku. Hel to the lo, aku ga kenal sama Melly, wkwkwk. Termasuk salah satu teman sekelasku, Arin, “Selamat ya Ichaa, karena aku ga kenal sama Melly, aku ngucapin selamat ke kamu aja deh.” Yaa aku sih ketawa aja..hahaha. Okelah.
Mhmmm, selanjutnya aku mikir gimana caranya ngubungi Melly. Akhirnya aku minta PIN BB Melly ke Sevi. Oh ya, ternyata Sevi itu adalah teman sebangku Melly di Man 11 Jakarta Selatan. Kebetulan banget ya. Aku kenal Sevi sebagai customer aksesorisku, dan Melly adalah sahabat Sevi. Sevi pun mengirimkan kontak BBM Melly ke aku. Pas aku invite, ga ada pertanda akan di accept. Mungkin lagi sibuk, banyak yang ngucapin selamat.
Keesokan harinya, Kamis, 29 Mei 2014, kebetulan dan kebetulan lagi nih ceritanya, paket BB bulanan ku habis. Waktu diisi pulsa, gagal terus pas didaftarin. Ya ampuuun...jaringan Telk*msel lagi error. Aku mikirnya karena hari Kamis itu hari libur nasional, mungkin jaringan sibuk. Tau-taunya Jumat-Sabtu pun masih ga bisa BBM an, twitteran, fb an, dll nya. Finally, dengan terpaksa aku ganti kartu untuk sementara ke Simpati Loop. Sabtu malam paketku mulai aktif kembali. Tetap aja “Mellya Baskarani” masih pending. Belum di accept. Berkali-kali dicheck dan hasilnya sama. Tapi di akun twitter Melly yang dikasih sama Subhan, temen sekelasku, emang belum update sih. Larut malam, aku liat Melly lewat di timeline twitter, kayanya baru mulai bales-balesin mention orang-orang yang ngucapin selamat ke dia. Padahal kalo ga salah malam grand final itu aku juga mention, tapi belum dibales. Ga bakal dibales kali ya, saking kebanyakannya, pikirku. Mention lagi ahhh...Akhirnya aku mention lagi.
“Selamat & salam kenal yaa @mellyabaskarani dri kk kelas yg belum pernah ketemu, wkwkk.. Kmu bikin bangga PBI & UIN Jkt ^_^”
Dan ga lama setelah itu, Melly pun nge-balas mention ku. “@icha_febrinel salam kenal kaa...alhamdulillah, makasih ya kak J
Waah, Melly langsung bales, kirain bakal nyuekin, haha. Aku bales lagi yang kira-kira isinya begini. “Nanti kaka hadiahin produk dari #AnnisaAccessories, tadi kaka invite BBM”
Keesokan harinya, Minggu, 1 Juni 2014, aku jualan #AnnisaAccessories di pasar pagi UIN Jkt seperti biasanya. Pulang-pulangnya tiba-tiba aku search nama ‘Mellya Baskarani’ di  BBM, dan udaah ada cobaa, yeayyy senengnya. Setelah beberapa hari nginvite-nginvite, dihalangi sama jaringan operator error 3 hari, akhirnya aku udah berteman sama Melly di BBM. Kuncinya, kalau aku udah berteman sama seseorang di BBM, dipastikan akan bisa akrab sama ku.
Dan tau ga, setelah aku kepoin di fb Melly, ternyata Melly itu pacarnya Faiz, dan Faiz itu temen sekelasku di KAHFI dulu. KAHFI adalah Motivator School yang didirikan oleh Om Bagus -Tubagus Wahyudi di daerah Bintaro. Dua tahun yang lalu aku pernah mengikuti KAHFI selama 6 bulan. Berhenti karena harus PPKT (praktik ngajar di sekolah selama 4 bulan). Dan dulu aku pernah bukber di rumah Faiz bersama teman-teman sekelas KAHFI lainnya. Kebetulan banget kan? Sempit banget dunia ini -__-
Akhirnya aku chit chat sama Melly di BBM, mulai cerita tentang Faiz, Sevi, PBI, UIN sampai aku nyuruh Melly milih-milih gelang di akun instagramku @annisa_accessories. Tapi Melly ga kunjung confirm dia mau gelang yang mana. “Ka, to be honest ya, aku jarang pakai gelang. Kaka ada kalung ga?” Aku bilang, bisa aja, kaya gimana modelnya, nanti kaka bikinin. Trus Melly bilang, “Tunggu dulu deh ka, coba kaka kirim koleksi gelang kaka ke aku, soalnya aku males buka instagram, lemot soalnya, hehe” Oalaaah pantesan ga confirm-confirm mau gelang yang mana. Ternyata dia belum check instagramku. Setelah aku kirim foto-foto gelangnya, Melly bilang dia suka sama foto yang terakhir, gelang mutiara anggur paduan warna pink and biru soft. Gelang ini memang salah satu produk unggulan #AnnisaAccessories, gelang yang lagi “in” di antara koleksi gelangku. Model ini di-launching awal Februari 2014. Dalam 3 bulan udah kejual lebih dari 150 pcs. Alhamdulillah...
Gelang udah dipilih Melly, tapi kan dia ga suka pake gelang, aku harus bikinin kalung nih, pikirku dalam hati. Aku emang sering ngapture foto-foto aksesoris dari instagram bule untuk bahan referensi. Aku tanyain ke Wafda teman deketku, “Aku mau bikin kalung buat Melly, kira-kira model yang mana ya?” tanyaku sambil menunjukkan foto-foto referensi gelang yang ada di tab ku. “Yang ini bagus nih,” Wafda nunjukin kalung mutiara yang dibikin oleh orang Rusia. Kalungnya unik, mote putih bening berjuntai-juntai membentuk segitiga. “Bagus sih, tapi apa ga rempong banget?” tanyaku. Kata Wafda bagus kok, dia yakin aku pasti bisa bikinnya. Yauda tanpa mengiyakan, diam-diam aku bikin, haha...
Di contoh, bahannya kaya mote pecah gitu, aku ganti dengan bahan kristal hitam blink-blink, biar elegant. Bikin, ga bagus, benerin lagi, pendekin lagi, panjangin lagi. Yaa begitulah kalau lagi bikin model perdana. Harus sampai aku suka dengan apa yang aku bikin. Tiba-tiba aku keluar kamar, “Waf, aku udah bikin lo kalung buat Melly, bagus ga? Coba sini liat...” Wafda pun datang dari kamar sebelah, “Bagus kok, bagus jadinya...”
Bahkan setelah Wafda pulang ke rumahnya, aku masih aja ngotak atik kalung itu lagi. Pokoknya seharian, Minggu, 8 Juni 2014 itu aku di kamar aja, bereksperimen dengan kalung baruku yang didesign khusus untuk Putri Muslimah Indonesia 2014. Kayanya ada yang aneh sama kalungnya. Entah terlalu rapat atau terlalu pendek, yaa pokoknya diotak-atik terus. Kayanya kurang banyak kristalnya, yaa aku tambah lagi biar lebar. Setelah selesai, aku pamerin ke Ifah, tetangga depan kamar. Kata Ifah, “Bagus kak, bagus banget, cocoklah buat Kak Melly.” Yeaayy, aku semakin PD ngasihnya ke Melly. Langsung deh itu kalung difoto, diupload di semua akun sosmed ku, DP BBM terutama, instagram, twitter, fb, di tag in ke nama Melly. Melly juga nge-retweet di twitter. Padahal dia belum terima kalungnya, baru liat foto doank. Mamaku, tanteku, mereka juga masang di DP BBM mereka, haha. Tapi sayangnya, BB ku mulai berulah, nge-restart sendiri, OMG...jangaaan...karena kalau ga pake BB, giman aku mau janjian sama Melly. Akhirnya aku minta no hp Melly, takutnya BB ku rusak beneran. Dikasih sih, tapi ga boleh disebarin sama Melly, hehe.
Dan lagi lagi kebetulan, malamnya aku minta no hp Melly, besoknya Ms. Aida dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris minta no hp Melly ke aku. “Nisa, punya no hp Putri Muslimah yang anak PBI itu ga?” tanya Ms. Aida. Karena Jurusan yang minta, aku bilang, “Ada Miss, wait yaa”. Kata Ms. Aida Pudek III mau ngajuin Melly sebagai mahasiswa Fakultas yang berprestasi ke Rektorat. Untuk dikasih penghargaan dari kampus UIN.
 “Nisa, kamu juga urus tuh, kan kemaren juara 3 lomba wirausaha.” Saran Ms. Aida. “Iya Ms..” Ms. Aida juga janji buat bantu ngurusnya. Yeayy....
Setelah aku kasih no hp Melly ke jurusan, baru aku izin ke Melly. “Gapapa kak, makasih yaa, baru aja semalam kita ceritain rektor yang belum ngucapin selamat ya hehe..” kata Melly.
Senin, 9 Juni 2014. Sebenernya hari ini aku janjian sama Melly. Cuma kebetulan hari itu aku banyak janji ngirim orderan dan siangnya mau ngajar juga. Tapi aku ga enak sama Melly, masa udah janji, tiba-tiba batal. Pas aku tanya, “Mel, jadi janjian ga hari ini?jam berapa?” Melly nya jawab, ”Maaf banget ya ka, kaya nya aku ga bisa ketemu kaka deh hari ini, soalnya nanti siang aku dipanggil jurusan, trus siangnya interview dari Majalah ka. Hari Jumat aja gimana ka?” Mhmm...kebetulan lagi kan, Allah emang tau yang terbaik. Ternyata Melly juga ga sempat. Katanya dia juga mau ngajar siangnya. Yes, we’re the teachers, hehe..
Aku bilang aku mau titipin aja ke Priska nanti, soalnya kalau Jumat kelamaan, aku pengen kalung & gelang ini segera sampai ke Melly. Gapapa deh pending dulu ketemu Melly nya. Oh ya, Priska adalah teman 1 kosan ku yang ternyata juga jurusan Bahasa Inggris, sekelas sama Melly. Dan udah 2 tahun 1 kosan, aku baru kenal beberapa hari yang lalu, wkwkwk...kebetulan? yaaa kebetulaannn. Tapi Priska nya malah lupa bawa titipanku untuk Melly, haha. Pending lagii, aku janjiin ke Melly nya besok, Selasa. Jadinya aku bikin gelang lagi, mutiara anggur warna pink salem untuk Melly.
Selasa, 10 Juni 2014, hadiah dari aku nya udah disampaiin oleh Priska ke Melly. Melly BBM aku, “Ka Icha.. accessoriesnya udh melly terima nih. Yaampun, banyak banyak ka, makasih ya {} bagus bagus pula nih accessoriesnya.” Wah aku seneng banget pas tau hadiahku udah diterima Melly, “Okee, Melly Semoga suka, nanti kasih ide buat model selanjutnya ya”. Kata Melly, “Suka kok ka..bagus bgt, hihi. Nanti Melly pake deh pasti trus difoto ;) makasih ya ka..” Aku jawabnya gini, “Yeayy, ditunggu ya fotonya, tapi ga maksa kok ;P” Yaa sebenernya aku ga berharap lebih sih, pokoknya, gelang dan kalungnya udah nyampe ke Melly aja aku udah seneng. Melly foto atau ga foto, terserah Melly nya, hehe. Kalau difoto, ya bagus, kalau ga, ya gapapa. Kan dia bukan endorse, cuma sebagai hadiah. Apresiasi dari kaka kelas atas kemenangannya yang membanggakan jurusan PBI dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. ^_^
Kesokan paginya, Rabu, 11 Juni 2014, tiba-tiba ada BBM dari Melly. Dia ngirimin fotonya make gelang mutiara anggur pink-biru. Waahh, aku kaget campur seneng banget. Langsung deh dijadiin DP BBM. Mama ku lihat DP ku, mamaku bilang, “Kayanya gelang Melly kegedean deh, coba kamu benerin lagi.” Aku langsung tanya ke Melly apa gelangnya kegedean dan perlu dibenerin. Melly bilang, “Engga kok kaa. Pas.. kalo dikecilin lagi terlalu ketat jadinya. Tapi aku suka bgt sm gelang iniii hihi..” Alhamdulillah aku seneng banget deh, rasa was-was ku terjawab. Ternyata Melly suka. Kan tadinya Melly bilang ga suka pake gelang, tapi akhirnya suka juga tuh, hehe...kirain ga bakal dipake...^_^
Melly bilang, “Foto yang lainnya nyusul ya Ka, hari Jumat aku kirimin foto kalungnya” Aku sih woles-woles aja. Dikirim atau ga dikirim yang penting udah happy, hehe.
Kamis, 12 Juni 2014 paginya, Melly bikin pm di BBM kalau hari ini dia reunian sama finalis Putri Muslimah Indonesia 2014 & finalis D’Academy.
Aku langsung chat Melly, “Bukannya hari Jumat ya Mel, reunian D’Academy? *kepo”
Melly jawab, “Bukan acara itu ka, hehe”.
“Acara apa donk? Shooting? film? atau gimana?” aku menghujani dengan pertanyaan.
“Ada deh, kaka kepo deh, tunggu aja ka, hehe” jawab Melly
Akhirnya aku nyerah, haha...”Yaudah, sukses selalu yaaa, nanti tularkan..hehe”

Sekarang kita kembali ke cerita awal yaa....sebelum flashback tadi. Pokoknya hari itu, aku seneng banget. Setelah dikirimin foto reunian sama Melly yang memakai kalung dari aku. "Cantiik Mel, Cantik memang aku akuiii, usia mudapun ia miliki..” hahah..lirik lagu yang selalu aku nyanyiin effect keseringan nonton Dangdut Academy di Indosiar.
Aku ga nyangka sama sekali kalo Melly bakal ngirim foto hari itu, kan Melly janjinya mau ngirimin hari Jumat. Aku BBM Melly, “Ya Allah kaka seneng banget Melly, padahal awalnya kaka ngira Melly pake kalung itu buat photo shoot doank, tau-taunya dipake buat acara reunian putri muslimah & D’Academy \:D/”
Kata Melly,” Hehe abisnya itu cocok banget buat baju aku yang simple, jadi aku pake aja ka ;)”
Pokoknya apapun lah, aku seneng banget. Apalagi kata Melly, “Bocoran aja sih ka..itu kalung kk bakalan muncul mulu di tv selama bulan puasa.”
Aaaaaaah....Sempurnaaaaa......\:D/
Skenario Allah memang sempurna...
Alhamdulillah...

Thank you Melly “Siti Nurmellya Baskarani”
“Putri Muslimah Indonesia 2014”


Salam dari penulis,
Annisa Febrinel Hendry “Icha” - Mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris - FITK – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta - The owner of “Annisa Accessories” - Peraih Juara 3 Lomba Business Plan Mahasiswa/i Entrepreneur Se-Indonesia – Peserta Entrepreneurship School 2014 Se-Tangerang Selatan (HMI)

PIN BB: 2B1F0216
WA : 081320054655
IG : @annisa_accessories
FB : Annisa Febrinel Hendry
Twitter : @Icha_febrinel




Melly & Lesti D'Academy

Melly & finalis Putri Muslimah Indonesia Lainnya

Testimoni dari Melly

Melly wears Gelang Mutiara Anggur Pink-Biru

Penghargaan Annisa Accessories

Contoh Gelang Annisa Accessories

Gelang Mutiara Anggur & Gelang huruf

Gelang Perak Bakar

The Owner of Annisa Accessories

Warna yang lagi IN (pink-biru/pink-ijo)



Jumat, 07 Februari 2014

Gelang Handmade "Annisa Accessories"

1. Menjual bermacam-macam gelang handmade
2. Menerima reparasi gelang
3. Gelang bisa dipesan sesuai request (tentukan warna dan modelmu sendiri)

Contoh gelang:



















To order whatsapp 085281601081 or PIN BB: 2B1F0216
Follow my instagram: annisa_accessories
Twitter: ANS_accessories
Page FB: Annisa Accessories

Jumat, 05 April 2013

Tugas Ayu PGMI



LEMBAR KERJA SISWA
EKSPERIMEN IPA

Judul              : Rangkaian Listrik Seri dan Paralel

Tujuan           :
1        Membuat rangkaian listrik seri dan paralel
2        Menguji nyala lampu pada rangkaian listrik seri dan parallel

Uraian Materi
Rangkaian Listrik
Rangkaian listrik adalah susunan komponen-komponen elektronika yang dirangkai dengan sumber arus listrik menjadi satu kesatuan yang memiliki fungsi dan kegunaan tertentu. Arus listrik dalam suatu rangkaian listrik tidak dapat mengalir jika rangkaian listrik tersebut berada dalam keadaan terbuka. Sebaliknya, arus listrik  akan mengalir apabila rangkaian berada dalam keadaaan tertutup (tersambung dengan saklar). Lampu menyala karena arus listrik mengalir dalam rangkaian tersebut.
Gambar 1.rangkaian listrik

Sabtu, 03 November 2012

Khalifah Ustman Bin Affan



 Ustman Bin Affan

a. Biografi
Utsman bin Affan adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang merupakan Khulafaur Rasyidin yang ke-3. Nama lengkap beliau adalah Utsman bin Affan Al-Amawi Al-Quarsyi, berasal dari Bani Umayah. Lahir pada tahun keenam tahun Gajah. Kira-kira lima tahun lebih muda dari Rasullulah Saw. Nama panggilannya Abu Abdullah dan gelarnya Dzunnurrain  yang punya dua cahaya. Sebab digelari Dzunnuraian, karena beliau menikahi dua putri Rasulullah, yakni Ruqayah dan Ummu Kultsum. Ustman bin affan terkenal pemalu. Dalam sebuah hadis disebutkan, bahwa Rasulullah SAW berkata : “Umatku yang benar-benar pemalu adalah Ustman bin Affan”.
Sebelum memeluk Islam, ia sudah dikenal sebagai seorang pedagang yang kaya raya. Ia juga mempunyai sifat-sifat mulia lainnya, seperti sederhana, jujur, cerdas, shaleh dan dermawan. Ketika telah memeluk agama Islam, pada usia usia 34 tahun bersama Thalhah bin Ubaidilah, selain dikenal sebagai salah seorang sahabat terdekat nabi, ia juga dikenal sebagai seorang penulis wahyu. Ia selalu bersama Rasulullah SAW, dan selalu mengikuti semua peperangan kecuali perang Badar karena Rasulullah SAW memerintahkan Utsman untuk menunggui istrinya, Ruqoyyah, yang saat itu sedang sakit keras.
1.      Utsman bin Affan membeli sumur yang jernih airnya dari seorang Yahudi seharga 200.000 dirham yang kira-kira sama dengan dua setengah kg emas pada waktu itu. Sumur itu beliau wakafkan untuk kepentingan rakyat umum;
2.      Memperluas masjid Madinah dan membeli tanah disekitarnya;
3.      Beliau mendermakan 1000 ekor unta dan 70 ekor kuda, ditambah 1000 dirham sumbangan pribadi untuk perang Tabuk, nilainya sama dengan sepertiga biaya ekspedisi tersebut; dan
4.      Pada masa pemerintahan Abu Bakar, Utsman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering. [1]


b. Proses Pengangkatan Khalifah ustman Bin Affan
Menjelang wafatnya Umar bin Khattab, beliau menunjuk 6 orang sahabatnya untuk dicalonkan sebagai pengganti. Mereka adalah Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin Abi Waqash, Abdurrahman bin Auf, dan Thalhah bin Ubaidillah. Keenam orang tersebut disebut sebagai Ahlul Halli wal Aqdi. [2]
Alasan Umar menunjuk keenam orang tersebut karena ia merasa tidak sebaik Abu Bakar dalam menunjuk penggantinya, juga tidak sebaik Rasulullah SAW untuk membiarkan para sahabat memilih pengganti. Maka diambillah jalan tengah dengan membentuk tim formatur untuk bermusyawarah menentukan pengganti dirinya
Karena kelompok tersebut  beranggotakan 6 orang, maka untuk mencegah terjadinya suara yang sama ketika diadakan voting, dimasukkanlah Abdullah bin Umar, putra Umar bin Khattab. Abdullah bin Umar hanya berhak memilih, namun tak berhak untuk dipilih sebagai khalifah. Dari hasil voting, terpilihlah Utsman bin Affan sebagai khalifah selanjutnya. Ia dipilih pada bulan Dzulhidzah tahun 23 H dan dilantik pada awal Muharram 24 H.

c. Perkembangan peradaban Islam pada masa Khalifah Ustman Bin Affan
Utsman bin Affan Menjabat sebagai khalifah semenjak 23-35 H atau 644-656 Masehi. Ia merupakan khalifah yang memerintah terlama, yaitu 12 tahun. Dari segi politik, pada masa pemerintahannya ia banyak melakukan perluasan daerah islam dan merupakan khalifah yang paling banyak melakukan perluasan. Hal ini sebanding dengan lamanya ia menjabat sebagai khalifah. Pada masanya, Islam telah berkembang pada seluruh daerah Persia, Tebristan, Azerbizan dan Armenia. Pesatnya perkembangan wilayah Islam didasarkan karena tingginya semangat dakwah menyebarkan agama Islam. Selain itu, sikap para pendakwah Islam yang santun dan adil membuat Islam mudah untuk diterima para penduduk wilayah-wilayah tersebut.
Selain banyak melakukan perluasan daerah, dari segi politik, Utsman adalah khalifah pertama yang membangun angkatan laut. Alasan pembuatan angkatan laut tersebut masih berhubungan dengan keinginan untuk memperluas daerah Islam. Karena untuk mencapai daerah-daerah yang akan ditaklukkan harus melalui perairan, Utsman berinisiatif untuk membentuk angkatan laut. Selain itu, pada saat itu banyak terjadi serangan-serangan dari laut. Hal ini semakin memperkuat alasan Utsman untuk membentuk angkatan laut.
Dari segi ekonomi, yaitu tentang pelaksanaan baitul maal, Ustman hanya melanjutkan pelaksanaan yang telah dilakukan pada masa sebelumnya, yaitu Abu Bakar dan Umar. Namun, pada masa Utsman, Ia dianggap telah melakukan korupsi karena terlalu banyak mengambil uang dari baitul maal untuk diberikan kepada kerabat-kerabatnya. Padahal, tujuan dari pemberian uang tersebut karena Utsman ingin menjaga tali silaturahim. Selain itu, disamping dari segi baitul maal, Utsman juga meningkatkan pertanian. Ia memerintahkan untuk menggunakan lahan-lahan yang tak terpakai sebagai lahan pertanian.
Dari segi pajak, Utsman, sama seperti dari segi baitul maal, melanjutkan perpajakan yang telah ada pada masa Umar. Namun sayangnya, pada masa Utsman pemberlakuan pajak tidak berjalan baik sebagaimana ketika masa Umar. Pada masa Utsman, demi memperlancar ekonomi dalam hal perdagangan, ia banyak melakukan perbaikan fasilitas, seperti perbaikan jalan-jalan dan sebagainya.
Dari dimensi sosial budaya, ilmu pengetahuan berkembang dengan baik. Pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan erat kaitannya dengan perluasan wilayah Islam. Dengan adanya perluasan wilayah, maka banyak para sahabat yang mendatangi wilayah tersebut dengan tujuan mengajarkan agama Islam. Selain itu, adanya pertukaran pemikiran antara penduduk asli dengan para sahabat juga menjadikan ilmu pengetahuan berkembang dengan baik.
Dari segi sosial budaya, Utsman juga membangun mahkamah peradilan. Hal ini merupakan sebuah terobosan, karena sebelumnya peradilan dilakukan di mesjid. Utsman juga melakukan penyeragaman bacaan Al Qur’an juga perluasan Mesjid Haram dan Mesjid Nabawi.
Penyeragaman bacaan dilakukan karena pada masa Rasulullah Saw, Beliau memberikan kelonggaran kepada kabilah-kabilah Arab untuk membaca dan menghafalkan Al Qur’an menurut lahjah (dialek)  masing-masing. Seiring bertambahnya wilayah Islam, dan banyaknya bangsa-bangsa yang memeluk agama Islam, pembacaan pun menjadi semakin bervariasi.Akhirnya sahabat Huzaifah bin  Yaman mengusulkan kepada Utsman untuk menyeragamkan bacaan. Utsman pun lalu membentuk panitia yang diketuai oleh Zaid bin Tsabit untuk menyalin mushaf yang disimpan oleh Hafsah dan menyeragamkan bacaan Qur’an. Perluasan Mesjid Haram dan Mesjid Nabawi sendiri dilakukan karena semakin bertambah banyaknya umat muslim yang melaksanakan haji setiap tahunnya.
Para pencatat sejarah membagi masa pemerintahan Utsman menjadi dua periode, enam tahun pertama merupakan masa pemerintahan yang baik dan enam tahun terakhir adalah merupakan masa pemerintahan yang buruk. Pada akhir pemerintahan Utsman, terjadi banyak konflik, seperti tuduhan nepotisme dan tuduhan pemborosan uang Negara. Tuduhan pemborosan uang Negara karena Utsman dianggap terlalu boros mengambil uang baitul maal untuk diberikan kepada kerabatnya, dan tuduhan nepotisme karena Utsman dianggap mengangkat pejabat-pejabat yang merupakan kerabatnya. Padahal, tuduhan ini terbukti tidak benar karena tidak semuanya pejabat yang diangkat merupakan kerabatnya. Selain itu, meski kerabatnya sendiri, jika pejabat tersebut melakukan kesalahan, maka Utsman tidak segan-segan untuk menghukum dan memecatnya.

d. Wafatnya Utsman bin Affan Khalifah

Tatkala syubhat-syubhat – yang hakikatnya lemah tersebut – tidak dapat terbendung maka api kebencian telah menyulut pada hati-hati para pemberontak. Akhirnya, mereka datang ke Madinah dan mengepung rumah Utsman. Mereka meminta agar Utsman meninggalkan kekhalifahannya atau mereka akan membunuhnya.
Namun, Ibnu Umar segera masuk menemui Utsman dan mendorongnya agar ia jangan sampai menanggalkan kekhalifahannya karena berarti itu telah membuat sunah yang jelek, sehingga setiap kali manusia tidak menyenangi pemimpinnya, maka mereka akan mencopot paksa kepemimpinan tersebut. Utsman pun menyadari bahwa inilah fitnah yang sejak jauh-jauh hari telah diberitakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itu, Utsman hanya bisa bersabar dan menyerahkan urusannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Akhirnya, orang-orang Khawarij tersebut memanjat rumah Utsman, lalu pedang-pedang mereka mengalirkan darah Utsman yang suci sedang beliau tengah berpuasa dan membaca kitabullah, hingga tetesan darah pertama tatkala membaca,
فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 137)
Di malam hari sebelum Utsman meninggal dunia, ia bermimpi bertemu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau mengatakan, “Wahai Utsman, berbukalah bersama kami.” Dan tatkala shubuh ia berpuasa dan meninggal dunia di hari itu juga.

Haekal, Muhammad Husain. 2002. Ustman bin Affan Antara Kekhalifahan dengan Kerajaan. Jakarta : Litera AntarNusa